Akankah



Akankah
Teringat Sejak Pertama Kali Bertemu Dirimu, Hati Ini Diam Membeku..
Terpaku Akan Keindahan Tatap Mata Mu..
Penuh Kasih Mengharap Cinta Tulus..
Tatapan Mu Seakan Menyadarkan Ku Bahwa Kau Lah Yang Aku Inginkan..
Mata Mu Seakan Titik Yang Menghentikan Kisah Pilu Dihati..
Tanpa Kata Kau Bisikan Isyarat Bahwa..
Cinta Mu Adalah Alasan Bahagia Ku..
Aku Hanya Terdiam Membisu Tanpa Ada Balas..
Sekarang Lihat  Kita Hanya Saling Menunggu..
Menatap Dari Kejauhan, Menjerit Dalam Hati..
Aku Tau Kau Pun Ingin Mengatakan..
Jika Keadaan Ini Terjadi Pada Yang Lain..
Mungkin Sudah Lama Kita Bersatu..
Kini  Dalam Penantian Panjang Yang Tak Tau Kapan Berakhir..
Seperti Berjalan Di Tengah Terik Matahari..
Semakin Dahaga Ku Terasa Mencekik..
Gersang Dan Berdebu..
Membuat Tubuh Ku Semakin Rindu Akan Air Yang Menyegarkan..
Jika Malam Tiba, Udara Dingin Berhembus..
Menyayat Pilu Sampai Perih Terasa Di Relung Hati Ini..
Aku Bagaikan Beruang Kutub Tanpa Bulu Tebal Yang Melindungi..
Angan Indah Yang Menemani Tak Sanggup Lagi Kurangkai..
Aku Tak Ubahnya Kapal Tanpa Nahkoda..
Semakin Tak Menentu Terombang Ambing Dalam Kesendirian..
Berulang Kali Hati Ini Kupaksakan Untuk Jatuh Cinta Pada Yang Lain..
Namun Terasa Seperti Memaksa Dan Terasa Seperti Bukan Diriku..
Kini Setiap Sajak Yang Tertuliskan Kata Cinta..
Selalu Terselip Luka Nestapa Penyesalan..
Berharap Cinta Ini Bersatu..
Akankah Kita Bersatu Menghapus Kan Semua Kegelisahan Dihati..
Rezt..     

Komentar